BambangNoorsena.com

Selamat Datang di Situs Bambang Noorsena Center.

)

Philo dari Alexandria (20 SM-50 M) adalah seorang Yahudi Diaspora yang pemikiran teologisnya sangat dipengaruhi oleh filsafat Plato dan para penerusnya. Pemikiran Philo merupakan sintesa yang unik antara Platonisme, filsafat Stoa dan Monoteisme Yahudi. Philo adalah anggota dari masyarakat Yahudi Hellenik yang cukup tersohor, dan merupakan salah satu corong yang menyuarakan pemikiran Yahudi Helenik pada abad pertama. Salah satu pemikiran Philo yang paling menonjol dan dapat dikaji dalam kaitannya dengan studi Perjanjian Baru adalah mengenai Λόγος "Logos" (Firman, Pikiran, atau Sabda Allah).

Istilah Λόγος "Logos" sangat penting bagi Philo, karena ia menggunakan kata ini lebih dari 1400 kali dalam berbagai tulisan-tulisannya. Tulisan-tulisan para Rabbi pra-Krieten juga tidak luput dari pemikiran Hellenik yang mengelilingi, minimal ada tarik menarik antara 2 aliran pemikiran yang cukup menonjol sebelum dan pada awal-awal tarikh Masehi. Perlu dicatat pula, jauh sebelum zaman Philo, Perjanjian Lama sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Yunani oleh komunitas Yahudi di Alexandria, kira-kira abad III SM. Perlu dicatat pula, kata דבר "Davar" (Firman) TUHAN) juga diterjemaahkan menjadi Λόγος "Logos" dalam naskah yang lazim dikenal sebagai Septuaginta ini.

Continue Reading
Text to Speech
)

Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-41 yang mengangkat tema “Bayu Pramana” (Memulihkan Sumber Daya Angin), baru saja dibuka Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada Sabtu (15/6/2019) yang ditandai dengan pemukulan kulkul atau kentongan. Sebelum dibuka Jokowi, Gubernur Bali I Wayan Koster melaporkan, PKB kali ini diikuti 4.370 peserta yang berasal dari 9 kabupaten/kota se-Bali, 10 provinsi dan 5 negara sahabat. “PKB diselenggarakan sebagai wahana untuk melestarikan dan mengembangkan budaya Bali yang sangat unik dan kaya yang merupakan warisan adiluhung nenek moyang kita. Selain itu, PKB merupakan sarana strategis dan efektif untuk membumikan nilai-nilai Pancasila. Kita percaya seni merupakan ekspresi universal yang bisa menyatukan,” ujar Koster.

Continue Reading
Text to Speech
)

Kulo nuwun. Telah beberapa hari berita ini viral, Paus Fransiskus menyetujui perubahan satu frasa dari Doa Bapa Kami. Sebelumnya berbunyi “Janganlah membawa kami ke dalam pencobaan”, kini menjadi “Janganlah biarkan kami jatuh ke dalam pencobaan”. Kontroversi pun bergulir, kaum lemah akal yang kejangkitan “Zakir Naik effect” mulai nuduh-nuduh: “Nah, ini buktinya! Paus setuju mengubah Alkitab!”. “Firman Allah kok direvisi!”. Lagi, “Ini bukti Bible bukan Injil yang asli!”. Padahal yang diubah hanya terjemahan, bukan teks aslinya. Dan hal itu bisa terjadi juga pada kitab-kitab suci agama apapun.

Menurut tim penerjemah New English Translation Bible (NET), permohonan “Janganlah bawa kami ke dalam pencobaan”, sama sekali tidak berarti bahwa Tuhan sebagai penyebab pencobaan, melainkan sebagai gaya retoris permohonan perlindungan dari dosa. Jadi, Paus tidak salah karena mengijinkan perubahan dalam terjemahan bahasa Itali untuk Misele (buku misa kudus): “Janganlah biarkan kami jatuh ke dalam pencobaan”.

 

Continue Reading
Text to Speech
)

Seperti yang ditulis Plato dalam bukunya Apologia, Socrates (469-399 SM) dipidana mati oleh εκλλεσια “ekklesia” (pengadilan) Athena, karena dituduh meracuni pikiran para pemuda, mengajarkan ilah-ilah asing, dan αθεος “atheos” (menyangkal ilah) yang diakui oleh negara. Kira-kira enam abad setelah Socrates, St. Paulus juga diadili di Areopagus, di kota yang sama, yang dituduh sebagai “pemberita ajaran dewa-dewa asing” (Kis. 17:18). Μenariknya lagi, keduanya juga berinteraksi dengan para penyair sebagai salah satu dari profesi penting di Yunani kuno. Bedanya, kalau Socrates menyerang keras para penyair yang pandangannya tidak disetujuinya, St. Paulus justru mengutip salah satu syair dari penyair mereka, Aretes: “Sebab di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada, seperti yang telah juga dikatakan oleh pujangga-pujanggamu” (Kis. 17:28). Bertitiktolak dari syair ini, St. Paulus melakukan reinterpretasi demi pewartaan Injil.

Continue Reading
Text to Speech

Demi kejayaan Indonesia, bagian dari tamansari dunia, seharusnya kita bersatu. Tapi mengapa kita lebih suka bertikai, hanya karena suku, adat, budaya dan keyakinan kita berbeda? Sampai kapan salib terpisah dengan bulan sabit di hadapan sang merah putih? Padahal kebhinnekaan adalah warisan perjalanan bangsa kita selama berabad-abad. Jangankan satu generasi, sepuluh generasipun tidak ada yang bisa menghilangkan rahang Batak atau sipit Tionghoa, ikal mayang Papua atau kuning langsat Minahasa. Lidah Bali atau sawo matang Jawa. Bhinneka Tunggal Ika. Berbeda-beda tetapi satu. Marilah kita kokohkan persatuan kita. Kita satu, satu, satu laksana satunya lima jari dalam satu kepalan. Seperti tertulis dalam Kitab Zabur: “Alangkah baiknya dan indahnya kalau semua saudara diam bersama dalam rukun”. Hinneh matov umanaim syevet akhim gam yakhad (Mazmur 133:1).

Continue Reading
Text to Speech

Perkenalan saya dengan pemikiran-pemikiran Gus Dur terjadi sekitar awal tahun 1990-an, ketika saya aktif sebagai pengurus Pusat GMKI. Sebagai seorang aktivis gerakan maha-siswa yang sering terlibat diskusi dengan ”Kelompok Cipayung”, dan dari teman-teman PMII saya banyak mengakses pemikiran-pemikiran Gus Dur. Saya selalu mengikti tulisan-tulisannya di beberapa Koran, khususnya Kompas. Kesan pertama saya, Gus Dur seorang yang sangat humanis, demokratris, dan mepunyai komitmen yang kuat kepada pluralisme, khususnya dalam hal kemajemukan agama-agama.

Continue Reading
Text to Speech

Ziarah ke Tanah Suci bersama Dr. Bambang Noorsena

Bagi Anda yang berminat untuk tour ziarah ke Tanah Suci Israel bersama Bapak Dr. Bambang Noorsena dapat menghubungi Contact Person di bawah ini :

087771659955 (Bu Dini - WA/Call)

085859042229 (Bu Shafa - WA/Call)

Info flyer untuk jadwal ziarah berikutnya dapat dilihat di link berikut ini : INFO ZIARAH

Pemesanan Buku Dr. Bambang Noorsena

Bagi Anda yang berminat untuk membeli Buku-Buku Karya Bapak Dr. Bambang Noorsena dapat menghubungi Contact Person di bawah ini :

085859042229 (Bu Shafa Erna Noorsena) 

Judul Buku yang Tersedia : ORDER BOOK