Kebudayaan

Text to Speech

Berisi artikel-artikel mengenai Kebudayaan milik Dr. Bambang Noorsena.

)

Salah satu kontroversi dalam ajaran Kristen Jawa dari Kyai Tunggul Wulung (1800-1885 M) adalah semacam "mantra Kristen" yang berbunyi: "Ancak-ancak ali-ali, si ali kêbo janggitan. Anak-anak kêbo dhungkul. Si dhungkul kapan gawéné. Tigå rêndhêng anjang-anjang gubug bålå uniné gêrèntèng cêpluk". Menurut Soekotjo dan Lawrence M. Yoder, Tata Injil di Bumi Muria (2010:70), meskipun dari kata-katanya bisa diterjemahkan, namun makna lebih mendalam dari rapal ini tetap sukar untuk ditebak. Untungnya, rapal yang diajarkan oleh Kyai Tunggul Wulung ini, sebenarnya juga tidak asing bagi masyarakat Jawa.

Dengan sedikit perubahan pada beberapa kata, formula yang mirip rapal ini sebenarnya juga dijumpai dalam permainan anak-anak pada zaman itu, yang bunyinya: "Ancak-ancak alis, si alis kêbo janggitan, anak-anak kêbo dhungkul, si dhungkul bang-bang teyo, Tigå rêndhêng èncèng-èncèng gogo bêluk uniné uniné pating cêrêpluk. Ulå såwå ulå dumung, gêdhéné salumbang bandung, sawahirå lagi åpå?". Permainan anak-anak yang berciri agraris ini baru menghilang di era 1940-an, digantikan oleh permainan "ular tangga'' yang mulai diperkenalkan pada zaman Jepang.

 Read More
)

Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-41 yang mengangkat tema “Bayu Pramana” (Memulihkan Sumber Daya Angin), baru saja dibuka Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada Sabtu (15/6/2019) yang ditandai dengan pemukulan kulkul atau kentongan. Sebelum dibuka Jokowi, Gubernur Bali I Wayan Koster melaporkan, PKB kali ini diikuti 4.370 peserta yang berasal dari 9 kabupaten/kota se-Bali, 10 provinsi dan 5 negara sahabat. “PKB diselenggarakan sebagai wahana untuk melestarikan dan mengembangkan budaya Bali yang sangat unik dan kaya yang merupakan warisan adiluhung nenek moyang kita. Selain itu, PKB merupakan sarana strategis dan efektif untuk membumikan nilai-nilai Pancasila. Kita percaya seni merupakan ekspresi universal yang bisa menyatukan,” ujar Koster.

 Read More
)

Dr. Bambang Noorsena sekeluarga mengucapkan Selamat Tahun Baru 2019. Semoga di Tahun yang baru ini semakin sukses dan semakin dilancarkan segala pekerjaannya. Dan harapan kami dengan adanya website yang baru kami buat ini, akan semakin menginspirasi para viewer yang ada di sini. Terimakasih

 Read More
Masjid Qubah Al-Shakrah)
Bambang Noorsena (lahir di Ponorogo, 31 Maret 1964; umur 54 tahun) adalah pendiri Institute for Syriac Culture Studies(ISCS). Sejak akhir 1997, setelah mempelajari dari dekat gereja-gereja Arab di beberapa negara di Timur Tengah, ia menawarkan kekristenan Syria sebagai wacana dalam menembus "kebuntuan dialog teologis Kristen-Islam".
 Read More

Ziarah ke Tanah Suci bersama Dr. Bambang Noorsena

Bagi Anda yang berminat untuk tour ziarah ke Tanah Suci Israel bersama Bapak Dr. Bambang Noorsena dapat menghubungi Contact Person di bawah ini :

087771659955 (Bu Dini - WA/Call)

085859042229 (Bu Shafa - WA/Call)

Info flyer untuk jadwal ziarah berikutnya dapat dilihat di link berikut ini : INFO ZIARAH

Pemesanan Buku Dr. Bambang Noorsena

Bagi Anda yang berminat untuk membeli Buku-Buku Karya Bapak Dr. Bambang Noorsena dapat menghubungi Contact Person di bawah ini :

085859042229 (Bu Shafa Erna Noorsena) 

Judul Buku yang Tersedia : ORDER BOOK