Teologi

Text to Speech

Berisi artikel-artikel mengenai Teologi milik Dr. Bambang Noorsena.

)

Hari      : Rabu, 19 Juni 2019

Pukul    : 11.00 - 15.00 WIB

Tempat : Lt.1 Auditorium Matana University Tower, Jl. CBD Barat Kav RT.1 Curug Sangereng, Kec. Klp. Dua, Tangerang Banten 15810

Pendaftaran :
Yohanes Damaskinos (0821 1480 8528)

Veronica (0852 1081 7865)

)

Perlu dicatat, kisah Epimenides dan pembebasan Athena dari wabah sampar oleh ilah yang tidak dikenal nama-Nya ini, rupanya terus hidup dalam “memori kolektif” rakyat Athena selama ratusan tahun. Dan ketika St. Paulus berdiri di Areopagus, tempat semua peristiwa itu dahulu benar-benar terjadi, pledoi sang rasul begitu menggugah kerinduan mereka akan Allah yang benar yang wajah-Nya selama ini terkaburkan oleh konsep-konsep pagan mereka. ΑΓΝΩΣΤΩ ΘΕΩ, “Agnosto Theo” (Allah yang tidak dikenal), tegas Sang Rasul laksana menyibak tirai yang selama itu menutup mata rohani mereka, “Apa yang kamu sembah tanpa mengenalnya, itulah yang kuberitakan kepada kamu.” (Kis. 17:23).

)

ISCS akan membuka "Short Courses" satu minggu di Kota Malang.

)
)

HAPPY PASSOVER 2019

)

Semua fakta sejarah mengenai Nazaret, gelar “orang Nazaret”, Notsrim atau Nasrani di atas, dengan jelas sekali memenuhi nubuat Nabi Yesaya mengenai kota asal Sang Mesiah: וְהַצָּעִיר לְגוֹי עָצוּם הַקָּטֹן יִהְיֶה לָאֶלֶף ”haqqaton yihyeh le eleph, wehatso’ir le goi ‘atsum”. Artinya: ”Yang paling kecil akan menjadi kaum yang besar, yang paling lemah akan menjadi ummat yang kuat” (Yes. 60:22). Nasaret yang dahulu sama sekali tidak terpandang, kini menjadi sangat termasyhur di seantero dunia. Seluruh fakta yang secara implisit tersirat dari berbagai ayat Perjanjian Lama, bagi Matius sangat jelas, seperti yang disimpulkannya secara eksplisit: “Hal itu terjadi supaya genaplah yang disampaikan oleh nabi-nabi: “Ia akan disebut Nazỏraios, ”Orang Nasaret” (Mat. 2:23).

)

Sekarang hampir tidak ada lagi buku-buku tourisme di Israel yang menganggap Garden Tomb sebagai situs sejarah penyaliban Yesus. Bahkan buku-buku panduan rohani populer yang kini banyak dijual di Yerusalem, tidak memperhitungan Gordon's Calvary sebagai situs sejarah penyaliban Yesus, kecuali sebagai tempat ibadah yang nyaman atau sekedar untuk membayangkan "kubur kosong", yaitu bentuk kuburan zaman Yesus. Pada akhirnya, Gereja Anglikan juga tidak mengacu lagi kepada tenuan Gordon, karena nilai kesejarahan The Holy Sepulchre yang sulit terbantahkah lagi.

Gereja Lutheran, sebagai satu-satunya gereja Protestan yang beruntung karena masih kebagian kapling membangun gereja dekat situs Makam Suci, juga menyusul mengakui temuan arkheologi ini. Salah satu arkeolog yang membuktikan historisitas The Holy Sepulchre, yaitu Dr. Ute Lux, berasal dari Gereja Lutheran, yang bersama Kathleen Kenyon mengumumkan hasil penggalian arkheologisnya pada tahun 1967. Juga, Church of Christ, sebuah denominasi Protestan cukup besar di Amerika Serikat telah mendirikan gereja dekat Jaffa Gate, mengakui nilai historis Church of Holy Sepulchre.

Jadi, sebagian besar gereja Protestan di Tanah Suci mengakui gereja yang dibangun Ratu Helena itu sebagai Golgota. Sekarang ini kurang dari 20% saja kelompok Kristen, khususnya dari aliran "born again" yang tetap mempertahankan Gordon's Calvary, bukan karena alasan historis dan arkheologis, tetapi lebih karena bisikan subjektif dari "alam roh". "Kami tidak berani claim ini adalah Golgota", kata pemandu dari The Garden Tomb Association kepada setiap peziarah, seraya menunjukkan foto hitam putih Gordon's Calvary 100 tahun silam yang mirip tengkorak, "kami hanya claim Yesus sudah bangkit. Dia tidak ada lagi di sini". Tampaknya sangat rohani, sayangnya malas berfikir.

)
)
Para peziarah rohani ke Tanah Suci Israel sering kali dibuat bingung, karena ketika mengunjungi Golgotha, tempat penyaliban Yesus, seakan-akan harus memilih “dua versi” yang berbeda, yaitu:
Pertama, Gereja Kebangkitan Kristus (Yunani: Ναὸς τῆς Ἀναστάσεως “Naos tes Anastaseos”, Arab: كنيسة القيامة “Kanīsah al-Qiyāmah”, Latin: “Ecclesia Sancti Sepulchri”, Ibrani: כנסיית הקבר‎, “Knesiyat HaQever”), yang juga dikenal sebagai Gereja Makam Kudus (The Holy Sepulchre). Gereja ini dibangun di atas situs yang sangat kuno, dan telah dicatat oleh Melito dari Sardis (wafat tahun 180), Eusebius dari Caisarea (260-340), St Hieronimus (347-420) dan catatan-catatan sejarah lain yang sezaman.
Kedua, “The Garden Tomb” (Taman Makam), yang baru sejak tahun 1883 dijadikan sebagai tempat ibadah dan refleksi Kristen oleh sebuah yayasan Kristen yang berpusat di Inggris, yaitu The Garden Tomb Association. Taman Makam yang baru ditemukan setelah zaman perang Diponegoro ini, semula hanya dikunjungi oleh gereja Anglikan, tetapi sekarang lebih populer di kalangan peziarah yang lebih luas, khususnya para peziarah rohani dari Indonesia.

Padahal menurut arkeolog Paul Lawrence, yang bukunya sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, Atlas dan Sejarah Alkitab (Jakarta: BPK. Gunung Mulia, 2016), Taman Makam temuan Gordon telah dibuktikan bukan kuburan dari zaman Yesus, melainkan dari zaman kerajaan Yehuda, kira-kira abad VII SM. Karena hanya sebagian kecil aliran Protestan yang mengakui Garden Tomb, maka menyebut kedua tempat tersebut sebagai versi Katolik-Ortodoks vs. versi Protestan, seperti opini para peziarah Indonesia, adalah sama sekali tidak benar.
)
Sekecil apapun yang saya lakukan, sejak tahun 1996, saya "melawan arus" untuk menentang pengaburan sejarah, khususnya yang berkaitan dengan tempat-tempat Ziarah di Tanah Suci. Pada waktu itu tidak banyak orang Indonesia yang peduli dengan apa yang saya lakukan.

Pada bulan Desember 2017 "Holy Land Biblical Trip" yang saya pimpin mendapat penghargaan dari Israel's Nature Reserves and Nation Al Parks, karena mengunjungi situs-situs arkheologi yang sangat jarang dikunjungi, yaitu situs-situs Alkitab yang didasarkan hasil penggalian arkheologi yang serius, bukan sekedar tempat-tempat yang nyaman untuk berdevosi.
إِنَّ التاريخ الملئ بالأدلة هو صديق لالإيمان الملئ بالتضحيات
Inna at-Tārīkh al-muli'u bi al-adilāt huwa shadīqu li al-īmān al-muli'i bi at-tadhḥiyāt
Sesungguhnya sejarah yang penuh dengan bukti adalah mitra Iman yang penuh dengan bakti.

Connect with Us

Ziarah ke Tanah Suci bersama Dr. Bambang Noorsena

Bagi Anda yang berminat untuk tour ziarah ke Tanah Suci Israel bersama Bapak Dr. Bambang Noorsena dapat menghubungi Contact Person di bawah ini :

087771659955 (Bu Dini - WA/Call)

085859042229 (Bu Shafa - WA/Call)

Info flyer untuk jadwal ziarah berikutnya dapat dilihat di link berikut ini : (Menyusul)

Pemesanan Buku Dr. Bambang Noorsena

Bagi Anda yang berminat untuk membeli Buku-Buku Karya Bapak Dr. Bambang Noorsena dapat menghubungi Contact Person di bawah ini :

085859042229 (Bu Shafa Erna Noorsena) 

Judul Buku yang Tersedia : ORDER BOOK