Berita Terkini - Seminar Nasional "Problematika Injil Barnabas"

Text to Speech

Photo, Post by : Deni Park

Salatiga-Yayasan Hidayah Bangsa bekerjasama dengan Fakultas Ushuluddin IAIN Salatiga, menyelenggarakan Seminar "Problematika Injil Barnabas", Kamis, 28 Nopember 2019. Acara dimulai jam 09.30, dibuka oleh Wakil Dekan III Fakultas Ushuluddin, Drs. Abdul Syukur, M.Si. Dalam sambutannya menekankan bahwa seminar ini diharapkan dapat membangun dan mencerahkan generasi muda, khusunya mahasiswa Fakultas Ushuluddin, yang memang bidangnya merefleksikan pesan-pesan kerukunan di tengah perbedaan. Sementara itu Direktur Yayasan Hidayah Bangsa, Dr. Mahmud Farid Ibrahim, secara khusus mengemukakan pentingnya pemahaman umat Islam tentang Problematika Injil Barnabas yang sering dijadikan rujukan dalam dialog Kristen-Islam. "Saya pernah menyebar angket tentang Injil Barnabas ini kepada umat Islam, seputar siapa penulis Injil Barnabas? Jawabannya beragam, tidak ada yang pasti. Lalu kenapa kalian mempercayainya?". Ditekankan pula, salah satu Nara sumber utama seminar ini, Dr. Bambang Noorsena, adalah tema lamanya yang dahulu beberapa kali bertemu dalam seminar di IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Selain Dr. Bambang Noorsena, yang menguraikan sejarah Injil Barnabas, timbangan historisitas dan sekilas isinya, juga Nara sumber pendamping adalah Kepala Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam, Yedi Efriadi, M.Ag.

Setuju dengan Bambang Noorsena bahwa Injil Barnabas tidak bisa dijadikan rujukan dalam dialog Islam-Kristen, ia menambahkan bahwa kitab-kitab yang ada pada umat Yahudi dan Kristen tidak mengalami perubahan. Adanya sejarah naskah yang panjang dan varian teksnya, memang ada. Namun tidak mengubah maknanya sebagai wahyu ilahi. Kepala Progam Studi Aqidah dari IAIN Salatiga, instiyut yang dua tahun lagi akan ditingkatkan menjadi Universitas Islam Negeri Salatiga ini juga menguraikan sejarah teks Ibrani, Septuaginta dan terjemahan lain, hingga masa modern.

Sementara itu, menanggapi pertanyaan salah seorang dosen tentang mengapa umat Kristen menolak Injil Barnabas, apakah karena ada nubuat Muhammad di dalamnya, ditanggapi dengan santai oleh Dr. Bambang Noorsena.

"Bukan karena faktor Nabi Muhammad", tegas Bambang, "tetapi buku ini memang hasil pemalsuan abad pertengahan. "Ibarat mau mengerti sejarah Gajahmada abad XIV M masak kita merujuk catatan Thailand dari abad 21?", jawabnya. Dihadiri sekitar 200 peserta dari kalangan mahasiswa, dosen dan peserta umum. Seminar ini mengangkat tema yang cukup sensitif, namun cukup antusias diikuti sampai usai sekitar jam 12 siang.

Oleh : ISCS Team
2019 © ISCS All Rights Reserved
Category:  Teologi

Ziarah ke Tanah Suci bersama Dr. Bambang Noorsena

Bagi Anda yang berminat untuk tour ziarah ke Tanah Suci Israel bersama Bapak Dr. Bambang Noorsena dapat menghubungi Contact Person di bawah ini :

087771659955 (Bu Dini - WA/Call)

085859042229 (Bu Shafa - WA/Call)

Info flyer untuk jadwal ziarah berikutnya dapat dilihat di link berikut ini : INFO ZIARAH

Pemesanan Buku Dr. Bambang Noorsena

Bagi Anda yang berminat untuk membeli Buku-Buku Karya Bapak Dr. Bambang Noorsena dapat menghubungi Contact Person di bawah ini :

085859042229 (Bu Shafa Erna Noorsena) 

Judul Buku yang Tersedia : ORDER BOOK