Teologi

Text to Speech

Berisi artikel-artikel mengenai Teologi milik Dr. Bambang Noorsena.

)

Kulo nuwun. Telah beberapa hari berita ini viral, Paus Fransiskus menyetujui perubahan satu frasa dari Doa Bapa Kami. Sebelumnya berbunyi “Janganlah membawa kami ke dalam pencobaan”, kini menjadi “Janganlah biarkan kami jatuh ke dalam pencobaan”. Kontroversi pun bergulir, kaum lemah akal yang kejangkitan “Zakir Naik effect” mulai nuduh-nuduh: “Nah, ini buktinya! Paus setuju mengubah Alkitab!”. “Firman Allah kok direvisi!”. Lagi, “Ini bukti Bible bukan Injil yang asli!”. Padahal yang diubah hanya terjemahan, bukan teks aslinya. Dan hal itu bisa terjadi juga pada kitab-kitab suci agama apapun.

Menurut tim penerjemah New English Translation Bible (NET), permohonan “Janganlah bawa kami ke dalam pencobaan”, sama sekali tidak berarti bahwa Tuhan sebagai penyebab pencobaan, melainkan sebagai gaya retoris permohonan perlindungan dari dosa. Jadi, Paus tidak salah karena mengijinkan perubahan dalam terjemahan bahasa Itali untuk Misele (buku misa kudus): “Janganlah biarkan kami jatuh ke dalam pencobaan”.

 

 Read More
)

Seperti yang ditulis Plato dalam bukunya Apologia, Socrates (469-399 SM) dipidana mati oleh εκλλεσια “ekklesia” (pengadilan) Athena, karena dituduh meracuni pikiran para pemuda, mengajarkan ilah-ilah asing, dan αθεος “atheos” (menyangkal ilah) yang diakui oleh negara. Kira-kira enam abad setelah Socrates, St. Paulus juga diadili di Areopagus, di kota yang sama, yang dituduh sebagai “pemberita ajaran dewa-dewa asing” (Kis. 17:18). Μenariknya lagi, keduanya juga berinteraksi dengan para penyair sebagai salah satu dari profesi penting di Yunani kuno. Bedanya, kalau Socrates menyerang keras para penyair yang pandangannya tidak disetujuinya, St. Paulus justru mengutip salah satu syair dari penyair mereka, Aretes: “Sebab di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada, seperti yang telah juga dikatakan oleh pujangga-pujanggamu” (Kis. 17:28). Bertitiktolak dari syair ini, St. Paulus melakukan reinterpretasi demi pewartaan Injil.

 Read More
)

Hari      : Rabu, 19 Juni 2019

Pukul    : 11.00 - 15.00 WIB

Tempat : Lt.1 Auditorium Matana University Tower, Jl. CBD Barat Kav RT.1 Curug Sangereng, Kec. Klp. Dua, Tangerang Banten 15810

Pendaftaran :
Yohanes Damaskinos (0821 1480 8528)

Veronica (0852 1081 7865)

 Read More
)

Perlu dicatat, kisah Epimenides dan pembebasan Athena dari wabah sampar oleh ilah yang tidak dikenal nama-Nya ini, rupanya terus hidup dalam “memori kolektif” rakyat Athena selama ratusan tahun. Dan ketika St. Paulus berdiri di Areopagus, tempat semua peristiwa itu dahulu benar-benar terjadi, pledoi sang rasul begitu menggugah kerinduan mereka akan Allah yang benar yang wajah-Nya selama ini terkaburkan oleh konsep-konsep pagan mereka. ΑΓΝΩΣΤΩ ΘΕΩ, “Agnosto Theo” (Allah yang tidak dikenal), tegas Sang Rasul laksana menyibak tirai yang selama itu menutup mata rohani mereka, “Apa yang kamu sembah tanpa mengenalnya, itulah yang kuberitakan kepada kamu.” (Kis. 17:23).

 Read More
)

ISCS akan membuka "Short Courses" satu minggu di Kota Malang.

 Read More
)
 Read More
)

HAPPY PASSOVER 2019

 Read More
)

Semua fakta sejarah mengenai Nazaret, gelar “orang Nazaret”, Notsrim atau Nasrani di atas, dengan jelas sekali memenuhi nubuat Nabi Yesaya mengenai kota asal Sang Mesiah: וְהַצָּעִיר לְגוֹי עָצוּם הַקָּטֹן יִהְיֶה לָאֶלֶף ”haqqaton yihyeh le eleph, wehatso’ir le goi ‘atsum”. Artinya: ”Yang paling kecil akan menjadi kaum yang besar, yang paling lemah akan menjadi ummat yang kuat” (Yes. 60:22). Nasaret yang dahulu sama sekali tidak terpandang, kini menjadi sangat termasyhur di seantero dunia. Seluruh fakta yang secara implisit tersirat dari berbagai ayat Perjanjian Lama, bagi Matius sangat jelas, seperti yang disimpulkannya secara eksplisit: “Hal itu terjadi supaya genaplah yang disampaikan oleh nabi-nabi: “Ia akan disebut Nazỏraios, ”Orang Nasaret” (Mat. 2:23).

 Read More
)

Sekarang hampir tidak ada lagi buku-buku tourisme di Israel yang menganggap Garden Tomb sebagai situs sejarah penyaliban Yesus. Bahkan buku-buku panduan rohani populer yang kini banyak dijual di Yerusalem, tidak memperhitungan Gordon's Calvary sebagai situs sejarah penyaliban Yesus, kecuali sebagai tempat ibadah yang nyaman atau sekedar untuk membayangkan "kubur kosong", yaitu bentuk kuburan zaman Yesus. Pada akhirnya, Gereja Anglikan juga tidak mengacu lagi kepada tenuan Gordon, karena nilai kesejarahan The Holy Sepulchre yang sulit terbantahkah lagi.

Gereja Lutheran, sebagai satu-satunya gereja Protestan yang beruntung karena masih kebagian kapling membangun gereja dekat situs Makam Suci, juga menyusul mengakui temuan arkheologi ini. Salah satu arkeolog yang membuktikan historisitas The Holy Sepulchre, yaitu Dr. Ute Lux, berasal dari Gereja Lutheran, yang bersama Kathleen Kenyon mengumumkan hasil penggalian arkheologisnya pada tahun 1967. Juga, Church of Christ, sebuah denominasi Protestan cukup besar di Amerika Serikat telah mendirikan gereja dekat Jaffa Gate, mengakui nilai historis Church of Holy Sepulchre.

Jadi, sebagian besar gereja Protestan di Tanah Suci mengakui gereja yang dibangun Ratu Helena itu sebagai Golgota. Sekarang ini kurang dari 20% saja kelompok Kristen, khususnya dari aliran "born again" yang tetap mempertahankan Gordon's Calvary, bukan karena alasan historis dan arkheologis, tetapi lebih karena bisikan subjektif dari "alam roh". "Kami tidak berani claim ini adalah Golgota", kata pemandu dari The Garden Tomb Association kepada setiap peziarah, seraya menunjukkan foto hitam putih Gordon's Calvary 100 tahun silam yang mirip tengkorak, "kami hanya claim Yesus sudah bangkit. Dia tidak ada lagi di sini". Tampaknya sangat rohani, sayangnya malas berfikir.

 Read More
)
 Read More

Ziarah ke Tanah Suci bersama Dr. Bambang Noorsena

Bagi Anda yang berminat untuk tour ziarah ke Tanah Suci Israel bersama Bapak Dr. Bambang Noorsena dapat menghubungi Contact Person di bawah ini :

087771659955 (Bu Dini - WA/Call)

085859042229 (Bu Shafa - WA/Call)

Info flyer untuk jadwal ziarah berikutnya dapat dilihat di link berikut ini : INFO ZIARAH

Pemesanan Buku Dr. Bambang Noorsena

Bagi Anda yang berminat untuk membeli Buku-Buku Karya Bapak Dr. Bambang Noorsena dapat menghubungi Contact Person di bawah ini :

085859042229 (Bu Shafa Erna Noorsena) 

Judul Buku yang Tersedia : ORDER BOOK