SAJAK PASKAH 2020 - bambangnoorsena.com

Text to Speech

 

Malam mengatup sehitam jelaga
Udara pengap menguar kebencian
Sekarang atau kita hilang kesempatan
Penista agama mesti dilenyapkan
Jika Anak Tukang Kayu dibiarkan
Pamor kita pasti tamat
Kita tak lagi bebas jualan ayat
Ingat di depan umat
Saat kita didamprat
Munafik bejat
Manusia kuburan
Elok di tampilan
Dalam penuh kotoran
Jemaah termangu
Tepatnya mereka setuju
Kita setali dengan penipu
Sebagian malah cengengesan
Pikirnya kita badut mainan
Ini ulama dikriminalisasi
Pimpinan agama dikencingi
Tak satu pun umat peduli
Apalagi menggalang aksi
Helat berjilid demonstrasi
Si Nazaret sungguh kurang ajar
Jaring muslihat secepatnya harus kita tebar
Ke Romawi kasih kabar kalau Dia mau makar
Ke moralis katakan Dia anak penzina najis
Ke pemabuk agama bikin saja fatwa:
“Penghujat halal darahnya
Satu orang mati lebih berguna
Daripada seluruh bangsa binasa!”
*
Malam membeku menetak nyali
Dusta membuih menyungkup nurani
Saat pedih menghujam tak terperi
Tanda demi tanda didedahnya jelas pasti
Lihat, tubuh-Nya sendiri dibagi serupa roti
Demi dosa banyak orang terlebur
Darah-Nya dikucur serupa anggur
Meski jalan sengsara terbayang ngeri
Cerca siksaan perih mahkota duri
Derita mengguncang di puncak Kalvari
Dipeluknya setia jalan kelembutan
Bukan kekerasan bukan ancaman
Syahdu dilantun tembang pujian
Pun saat cawan pergumulan menanti
Sedih hati gentar terasa mau mati
Dalam buncah resah Getsemani
Keringat menetes serupa darah
Kembali bukan pedang bukan massa
Seutas doa lembut diunjuk-Nya:
“Ya Bapa-Ku
Jikalau cawan ini tidak mungkin lalu
Kecuali apabila Aku meminumnya
Jadilah kehendak-Mu!”
*
Malam berbisa mengerang telanjang
Tanpa malu biadab terkeji mulai dibentang
Murid bejat tega jual guru lewat cium khianat
Pemuka agama jadikan dusta sebagai kewajaran
Berkomplot dengan saksi palsu bekap kebenaran
Bagai sampah sobat terdekat mengutuk menyumpah:
“Aku tak kenal orang itu!” Mungkin sembari meludah.
Wali negeri masuk angin di kursi pengadilan
Tahu kenyataan tapi nyawa manusia buat mainan
Orang benar itu akhirnya diseret ke Golgota
Pukul tiga siang, saat hampir mati
Berseru Ia, “Eli, Eli, lama sabakhtani?”
Dengan agung Ia tanggung sendiri dosa insani
Kemudian dicecap anggur asam, pungkas-Nya:
“ Tetelestai", (Sudah selesai). ”
Karya Basuki: Jakarta, Kamis Putih, 18 April 2019

Oleh : Dr. Bambang Noorsena
2020 © ISCS All Rights Reserved

Category:  Teologi

Ziarah ke Tanah Suci bersama Dr. Bambang Noorsena

Bagi Anda yang berminat untuk tour ziarah ke Tanah Suci Israel bersama Bapak Dr. Bambang Noorsena dapat menghubungi Contact Person di bawah ini :

087771659955 (Bu Dini - WA/Call)

085859042229 (Bu Shafa - WA/Call)

Info flyer untuk jadwal ziarah berikutnya dapat dilihat di link berikut ini : INFO ZIARAH

Pemesanan Buku Dr. Bambang Noorsena

Bagi Anda yang berminat untuk membeli Buku-Buku Karya Bapak Dr. Bambang Noorsena dapat menghubungi Contact Person di bawah ini :

085859042229 (Bu Shafa Erna Noorsena) 

Judul Buku yang Tersedia : ORDER BOOK